rudal-korea

Menteri Pertahanan Korea Selatan Han Min-koo meminta semua unit kontra-artileri tidak gentar dengan provokasi Korea Utara.

Ini diungkapnya setelah Korea Utara dilaporkan sudah menempatkan setengah unit peluncur roket (MLRS) mereka lebih mendekat, dan Korea Selatan masuk dalam jangkauan.

“Tidak usah takut. Provokasi musuh harus dibalas dengan lebih kuat dan tanpa ragu. Misi terbesar militer adalah menjaga keselamatan dan kehidupan masyarakat,” ujar Han, seperti dikutip dari Yonhap, Senin (28/3).

Sebelumnya, juru bicara kementerian pertahanan Korsel Moon Sang-gyun mengatakan, pada dasarnya negaranya tidak perlu cemas dengan ancaman rudal-rudal Korut.

“Kami sudah mengupgrade sistem terhadap ancaman roket Korea Utara,” kata Moon.

Bahkan Korea Selatan sendiri katanya sudah siap dengan sistem serangan baru dengan kekuatan seperti Chunmoo MLRS, the Army Tactical Missile System (ATACMS) surface-to-surface missile, and the SLAM-ER air-launched cruise missiles used by the Air Force.

“Militer kami juga sudah menjalankan sistem pengawasan yang mengintegrasikan aset intelijen, pengawasan dan pengintaian dengan drone surveilans dan sistem radar kontra-artileri,” tandas Moon. (jpnn.com)